06 September, 2009

Jejak-Jejak Arak

Terkadang sesuatu yang sudah ditetapkan haram masih juga didekati, mungkin dengan alasan agar makannya enak sehingga nafsu makannya bertambah, atau munkin ada yang bilah ini adalah resep nenek moyang. tapi kita sebagai umat muslim yang taat kepada Al qur'an selayaknya mematuhi segala perintah dan menjahui segala larangan yang sudah dituliskan. ini adalah tulisan tentang pengunaan arak (minuman keras) dalam berbagai macam makanan dan minuman dan sedikit alternatifnya. semoga bermanfaat.

Dalam makanan yang dibakar, seperti ikan bakar, daging panggang atau barberque, arak sering digunakan untuk melunakkan daging dan menciptakan aroma sensasional. Arak yang acap digunakan adalah jenis arak putih atau anggur beras ketan.

Secara umum daging atau ikan yang direndam arak biasanya lebih lunak, lebih empuk, dan memiliki aroma khas arak. Tapi,indikasi tersebut pada kenyataannya sulit dikenali karena daging yang lunak dan empuk juga bisa disebabkan enzim papain dari daun atau getah pepaya. Sedangkan aroma arak tak mudah dikenali kecuali oleh orang yang berpengalaman.

TUMISAN
Aroma arak akan muncul saat tumisan dipanaskan dengan api dan arak dimasukkan ke dalam wajan.Indikasi lainnya, penambahan arak mengundang lidah api membakar bagian tengah wajan.

MIE
Mie goreng dengan berbagai rasa kadang-kadang ditambahi arak untuk menambah selera. Seperti mie goreng ayam, mie goreng sea food, mie goreng udang, dan seterusnya. Arak yang akan digunakan biasanya arak putih, arak merah atau mirin.

SEA FOOD
Sudah populer di kalangan penjual masakan ikan laut ,mengguyur arak pada seafood. Katanya, sekali lagi, untuk menghasilkan rasa dan aroma pengundang selera.

KUE PANGGANG
Salah satu kue panggang yang paling sering menggunakan rhum adalah blackforest. Padahal, rhum adalah jenis minuman keras kelas berat dengan kadar alkohol 20% hingga 40%.

ALTERNATIF NON ARAK

* “halal version” masakan yang menggunakan minuman keras, dengan mengganti white wine dan bourbon dengan unsweetened apple juice, red wine dengan unsweetened grape juice, beer dengan air soda.
* Untuk mengempukkan daging buat steak atau barbie, gunakan campuran sakti honey, halal vinegar dan cooking oil.
* Red whine, muscat, white wine dapat diganti dengan jus anggur, sari buah apel, kaldu sayuran atau air biasa.
* Kalau membuat teriyaki di rumah gunakan air lalu tambahkan gula pasir sebagai pengganti mirin dan sake. Bisa juga menggunakan jus anggur yang dicampur dengan air jeruk lemon atau zest.

Halalguide.info

Kontur dalam ilmu ukur tanah

apa sih kontur itu? , mungkin tidak asing bagi para ahli dalam bidang ilmu ukur tanah. mungkin hanya informasi aja kepada teman-teman. Kontur adalah garis khayal yang menghubungkan titik-titik yang berketinggian sama dari permukaan laut. ada beberapa cara dalam melukiskan kontur yaitu cara hachures, cara kontur, dan shading. mungkin untuk lebih jelasnya dapat di kupas dilain tulisan.

Kontur memiliki sifat-sifat yaitu antara lain :

1. Satu garis kontur mewakili satu ketinggian tertentu.

2. Garis kontur berharga lebih rendah mengelilingi garis kontur yang lebih tinggi.

3. Garis kontur tidak berpotongan dan tidak bercabang.

4. Kontur mempunyai interval tertentu(misalnya 1m, 5m, 25m, dst).

5. Rangkaian garis kontur yang rapat menandakan permukaan bumi yang curam/terjal, sebaliknya yang renggang menandakan permukaan bumi yang landai.

6. Rangkaian garis kontur yang berbentuk huruf "U" menandakan punggungan gunung.

7. Rangkaian garis kontur yang berbentuk huruf "V" terbalik menandakan suatu lembah/jurang.

8. Kontur dapat memepunyai nilai positif (+), nol (0), atau negatif (-).

9. Kontur yang rapat-rapat garisnya berarti daerah tersebut curam.

10. Kontur yang renggang garis-garisnya berarti daerah tersebut landai.

11. Kontur tidak pernah bercabang.

12. Pada jalan yang lurus dan menurun, ,maka kontur cembung kearah turun.

13. Pada sungai yang lurus dan menurun, maka kontur cekung kearah turun.

14. Kontur tidak memotong bangunan atau melewati ruangan didalam bangunan.

Interval kontur

Dalam penarikan antara kontur yang satu dengan kontur yang lain didasarkan pada besarnya perbedaan ketinggian antara ke dua buah kontur yang berdekatan dan perbedaan ketinggian tersebut disebut dengan „interval kontur“ (contour interval). Untuk menentukan besarnya interval kontur tersebut ada rumus umum yang digunakan yaitu :

Interval Kontur = 1/2000 x penyebut skala (dalam meter).

Contoh : Peta kontur yang dikehendaki skalanya 1 : 5.000, berarti interval
konturnya : 1/2000 x 5.000 (m) = 2,5 m.

Dengan demikian kontur yang dibuat antara kontur yang satu dengan kontur yang lain yang berdekatan selisihnya 2,5 m. Sedangkan untuk menentukan besaran angka kontur disesuaikan dengan ketinggian yang ada dan diambil angka yang utuh atau bulat, misalnya angka puluhan atau ratusan tergantung dari besarnya interval kontur yang dikehendaki. Misalnya interval kontur 2,5 m atau 5 m atau 25 m dan penyebaran titik ketinggian yang ada 74,35 sampai dengan 253,62 m, maka besarnya angka kontur untuk interval kontur 2,5 m maka besarnya garis kontur yang dibuat adalah : 75 m, 77,50 m, 80 m, 82,5 m, 85m, 87,5 m, 90 m dan seterusnya, sedangkan untuk interval konturnya 5 m, maka besarnya kontur yang dibuat adalah : 75 m, 80 m, 85 m, 90 m , 95 m, 100 m dan seterusnya, sedangkan untuk interval konturnya 25 m, maka besarnya kontur yang dibuat adalah : 75 m, 100 m, 125 m, 150 m, 175 m, 200 m dan seterusnya.

Cara penarikan kontur dilakukan dengan cara perkiraan (interpolasi) antara besarnya nilai
titik-titik ketinggian yang ada dengan besarnya nilai kontur yang ditarik, artinya antara dua titik ketinggian dapat dilewati beberapa kontur, tetapi dapat juga tidak ada kontur yang melewati dua titik ketinggian atau lebih. Jadi semakin besar perbedaan angka ketinggian antara dua buah titik ketinggian tersebut, maka semakin banyak dan rapat kontur yang melalui kedua titik tersebut, yang berarti daerah tersebut lerengnya terjal, sebaliknya semakin kecil perbedaan angka ketinggian antara dua buah titik ketinggian tersebut, maka semakin sedikit dan jarang kontur yang ada, berarti daerah tersebut lerengnya landai atau datar. Dengan demikian, dari peta kontur tersebut, kita dapat membaca bentuk medan (relief) dari daerah yang digambarkan dari kontur tersebut, apakah daerah tersebut berlereng terjal (berbukit, bergunung), bergelombang, landai atau datar.

coba-coba ikut lomba blog lagi

Setelah di berikan informasi oleh kaka saya yang juga kebetulan mahasiswa gunadarma, untuk mengikuti lomba blog untuk mahasiswa yang diadakan oleh universitas gunadarma. kalo untuk saya pribadi ajang ini dapat menjadi stimultan untuk menulis di blog ini lebih informatif, edukatif dan yang pasti bermanfaat bagi para pembaca. walaupun saat ini saya sendiri lagi lumayan disibukkan dengan praktikum Ilmu ukur tanah dan praktikum beton saya bersemangat untuk dapat berparsipasi dalam lomba ini, karena jika lomba ini ramai dan berkualitas lomba ini akan terus diadakan terus.
bagi teman-teman yang kebetulan juga ingin mengikuti lomba blog ini . ini adalah sedikit informasinya dan persyaratannya:
Lomba Blog mahasiswaUniversitas Gunadarma akan menyelenggarakan Lomba Blog Mahasiswa untuk 3 kelompok:

a.kelompok 1: Mahasiswa aktif jenjang D3-S1 angkatan 2009


b.kelompok 2: Mahasiswa aktif jenjang D3-S1 Kelas 2-4 /non kelas, Jurusan S1-Sistem Informasi , S1-Sistem Komputer, S1-Teknik Informatika, D3-Manajemen Informatika, D3-Teknik Komputer


c.kelompok 3: Mahasiswa aktif jenjang D3-S1 Kelas 2-4/non kelas, Jurusan S1-Manajemen, S1-Akuntansi, S1-Sipil, S1-Arsitek, S1-T. Industri, S1-T. Mesin, S1-T. Elektro, S1-Psikologi, S1-Sastra serta D3-Manajemen, D3-Akuntansi, dan D3-Kebidanan



Persyaratan dan Mekanisme pelaksanan lomba adalah sebagai berikut:
1.Peserta adalah mahasiswa aktif jenjang D3-S1 yang telah mendaftarkan diri melalui fasilitas di Studentsite anda. Sebelumnya anda harus Login ke dalam Situs Studentsite anda, setelah itu Pilih menu "Silahkan pilih menu layanan studentsite", Pilih menu "Daftar Lomba Blog", dan silahkan masukan alamat blog dan Telpon anda yang bisa dihubungi.

2. Setiap peserta wajib mencantumkan tautan (link/blogroll) di blog yang dilombakan sebagai berikut:
a.Website Universitas Gunadarma dengan alamat http://www.gunadarma.ac.id
b.UG Paper Repository dengan alamat http://repository.gunadarma.ac.id
c.UG Library dengan alamat http://library.gunadarma.ac.id
d.UG Community dengan alamat http://community.gunadarma.ac.id
e.Website pascasarjana dengan alamat http://pasca.gunadarma.ac.id

3.Peserta harus mencantumkan link minimal 10 blogger temannya

4. Setiap bulannya UG akan merilis TOP 100 Blogger untuk masing-masing kelompok hanya berdasarkan hasil UG- Web Crawler dengan kriteria penilaian untuk tahap pertama adalah (1) jumlah webpage, (2) jumlah posting, dan (3) jumlah komentar. Tahap pertama akan menghasilan short list TOP 100 yang masuk pada tahap penilaian kedua, yang didasarkan pada kelengkapan fitur, kemutakhiran dan kualitas tulisan dari blog tersebut. Penilaian tahap kedua akan ditentukan oleh Dewan Juri dari UG. Keputusan dewan juri tidak dapat diganggu gugat.

5. Pemenang akan diumumkan pada setiap akhir bulan untuk masing-masing kelompok. Bentuk apresiasi dari Universitas Gunadarma untuk lomba blog mahasiswa tersebut adalah 3 orang pemenang akan memperoleh hadiah yang akan ditetapkan selanjutnya, serta 100 blog yang masuk TOP 100 akan memperoleh web hosting gratis di ".info".
Peserta yang sudah memperoleh hadiah ".info" pada bulan sebelumnya, tidak akan memperoleh hadiah lagi, namun tetap bisa masuk TOP 100 Blogger yang akumulasi peringkat perbulannya menjadi factor penilaian untuk Grand Prize pada Acara UG ICT Award yang merupakan agenda Tahunan.



22 Agustus, 2009

Metode Konstruksi Jembatan SuraMadu

Setelah selesai UAS trimester 3 ini, saya mencoba mencari bahan yang menarik untuk di bahas, dan kalo bisa bahasan itu, ya masih berhubungan dengan teknik sipil. (biar ga nyari informasi yang ga karuan ehheeh.). Kali ini mungkin "enak" juga kalo kita ngebahas tentang Metode Konstruksi Jembatan Suramadu. sebelumnya pasti kita tahu siapa sih "Si SuraMadu Bridge" ini, jembatan pertama Indonesia yang telah menghubungkan 2 pulau yaitu Jawa dan Madura yang terpisah oleh selat madura. Jembatan yang dimulai proyek pembangunanya pada tahun 2002 dan telah dirampungkan tanggal 6 Juni 2009 dan di resmikan tanggal 10 Juni 2009 ini memiliki kebanggaan tersendiri bagi bangsa Indonesia. Di asia tenggara sendiri jembatan SuraMadu menempati posisi jembatan terpanjang ke 3 dengan total panjang 5,438 Km setelah "Penang Bridge" di Malaysia yang memiliki panjang 13,5 Km dan "Mawlamyaing Bridge" di Burma yang memiliki panjang 6,6 Km. nah itu mungkin sedikit pengenalan tentang si "SuraMadu Bridge". Sekarang kita coba lihat Metode Konstruksi Jembatan Suramadu
Metode Konstruksi Bentang Tengah, prosesnya cukup rumit dan kompleks. Sebuah aktivitas di tengah laut yang butuh kejelian dengan tetap memperhatikan keselamatan kerja.

Metode konstruksi merupakan suatu tahapan pelaksanaan pekerjaan pada proses konstruksi. Di Proyek Pembangunan Jembatan Suramadu terdapat dua metode konstruksi. Metode konstruksi cable stayed dan metode konstruksi approach bridge.

cable stayed adalah jembatan yang menggunakan kabel-kabel berkekuatan tinggi sebagai penggantung yang menghubungkan gelagar dengan menara
ini contoh gambar jembatan dengan cable stayed
approach Bridge adalah jembatan yang menghubungkan jembatan utama dengan jalan layang atau di sebut jembatan penghubung

Concreate Box Girder

metode yang paling cocok untuk bentang panjang 120 meter ini adalah balance cantilever. maka diperlukanlah Concreate box Girder. Metode pengecoran box girder adalah menggunakan form traveller, yang terdiri dari sistem trust stimuler utama, sistem bottom basket, sistem suspensi, sistem form work, sistem anchoring dan sistem gerak.

concrate1 concrate2

concrate3 concrate4


Sistem form work terdiri dari side formwork, inner form work dan diafragma formwork. Formwork siap digunakan setelah seluruh kegiatan perangkaian selesai. Proses semifinish rebar dilakukan di stockyard dan proses finalisasi rebar dilakukan di lokasi pekerjaan. Penempatan rebar dilakukan beriringan langkah demi langkah dengan proses formwork dan pengecoran. Proses penempatan rebar dilakukan setelah formwork terpasang.

Pengecoran segmental box girder yang akan digunakan adalah pengecoran cast insitu. Pengecoran rebar dilakukan setelah rebar dan duct terpasang dengan baik. Pengecoran dilakukan dengan menggunakan concrete pump dengan bantuan pipa.


Pekerjaan stressing adalah pekerjaan yang sangat penting untuk pekerjaan bentang panjang yang kontinyu.

Pekerjaan V - Pier

vpier_1vpier_2vpier_3vpier_4


Pada review desain Pier 42 dan Pier 45 berbentuk V, V - Pier merupakan rigid frame dan mempunyai panjang deck longitudinal sepanjang 32 m. V - pier digunakan sebagai tumpuan balance cantilever approach bridge dan cable stay Main Span, karena itu pekerjaan V - Pier menjadi pekerjaan yang krusial.

Pier Table

pier_table_iTahap - tahap pekerjaan pier table adalah pemasangan concrete box bagian bawah rencana Pier table pemasangan horisontal IWF suport dan vertikal IWF support pemasangan side formwork, inner formwork dan bottom formwork.

Side formwork akan didukung steel trust sedangkan inner formwork akan didukung oleh portal bracing. Formwork frame dibentuk dari berbagai kombinasi bentuk baja dan plat. Pekerjaan pemotongan dan pembengkokan rebar akan dilakukan di stock yard sesuai dengan spesifikasi yang dipersyaratkan. Proses finalisasi perakitan dilakukan dilokasi pekerjaan. Pengecoran pier table dilakukan dalam dua kali pengecoran, bottom slab dan sebagian web akan dicor terlebih dahulu sedangkan top slab dan sebagian web sisanya akan dicor pada pengecoran ke dua.


Pekerjaan stressing vertikal akan dilakukan setelah pekerjaan pier table memenuhi kekuatan yang dipersyaratkan.

pier_table_123

pier_table_456

pier_table_789


Pier Cap dan Pier Work


Seluruh persiapan untuk pekerjaan form work dilakukan di stock yard, balok IWF steel plat dan balok kayu dipindahkan dari stock yard ke ponton material pembuatan form work untuk pile cap diangkut dari dermaga Gresik menuju lokasi pile cap dengan menggunakan ponton form work ponton. Seluruh bahan penyusun beton dibawa menuju ke ponton baching plan.

Tahap - tahap pekerjaan pembuatan form work pile cap adalah :

  • Pemasangan steel plat yg diklem yg digunakan sebagai dudukan steel support. Pemasangan balok penyangga searah longitudinal balok jembatan dan balok penyangga arah transversal jembatan sebagai penerus beban dari balok penyangga dengan baja IWF.
  • Pemasangan balok bottom formwork dan multiplek. skirting panel dipersiapkan selain sebagai bagian dari pile cap juga digunakan sebagai side form work.
  • Skirting panel merupakan segmental precast concrete. pemasangan rebar dilakukan setelah proses instalasi botom dan side form work selesai perangkaian rebar dari semi finis menjadi fix di lokasi pekerjaan pile cap.
  • Rebar pertama dipasang untuk pengecoran beton pertama setinggi 0.5 meter.

pier_cap_123

pier_cap_45

pier_cap_67

Setelah beton cukup kuat pemasangan rebar dilanjutkan ke tahap berikutnya. Penulangan beton pertama setinggi 0.5 meter, dilakukan setelah bottom form work, side form work dan rebar terpasang. Beton setinggi 0.5 meter selain digunakan sebagai penahan untuk tahap pengecoran selanjutnya juga, digunakan sebagai tumpuan pemasangan skirting panel.

Metode pengecoran beton yang digunakan adalah dengan menggunakan pipa. Saat pengecoran, beton tidak boleh dijatuhkan dari ketinggian lebih dari 150 cm. Pemasangan climbing form dimulai dari pemasangan bottom formwork dilanjutkan side formwork pada keempat sisi.


Setelah beton mencapai kekuatan yang dipersyaratkan climbing form dapat dipindahkan ke segment selanjutnya. pekerjaan ter-sebut diulang sampai pada tinggi pier yg ditentukan. Penempatan rebar dilakukan beriringan langkah demi langkah dengan proses form work dan pengecoran setelah form work terpasang. Pekerjaan tahap pertama rebar dilanjutkan dengan pekerjaan pengecoran. Begitu seterusnya hingga ketinggian yang ditentukan. Pengecoran beton untuk pier dilakukan dalam beberapa tahap tergantung pada ketinggian pier.

Tinggi pengecoran maksimum dengan menggunakan climbing form adalah 4 meter. Pengecoran pertama dilakukan setinggi 50 cm. pengecoran selanjutnya dilakukan dengan tinggi yang bervariasi begitu seterusnya sampai pada ketinggian yang ditentukan.


Metode Konstruksi Cable Stayed


Pelaksanaan Pekerjaan Platform

Platform merupakan konstruksi pendukung sementara yang berfungsi sebagai tempat untuk menginstalasi batching plan, menyimpan material seperti tiang pancang serta sebagai tempat bagi berbagai aktivitas di tengah laut selama kegiatan konstruksi berlangsung.

Pelaksanaan Pekerjaan Bored Pile
  • Pemasangan Casing Baja.
  • Pengeboran sampai kedelaman yang diinginkan.
  • Pemasangan tulangan Pengecoran lubang bored pile dengan beton.

Pelaksanaan Pekerjaan Pile Cap

  • Setelah pekerjaan bored pile selesai dikerjakan, semua komponen platform yang menumpu ke steel casing di bongkar.
  • Caisson baja yang berfungsi sebagai bekisting bawah pile cap kemudian dipasang.
  • Pengecoran lapisan sealing concrete untuk menahan masukkan air laut ke pile cap Pemasangan tulangan pile cap.
  • Pengecoran beton pile cap yang dilakukan tiga lapis.

Pelaksanaan Pekerjaan Pylon

  • Konstruksi dasar pylon dan lengan bawah dari pylon.
  • Instalasi elevator pada pylon.
  • Konstruksi balok pengikat pylon bagian bawah.
  • Konstruksi lengah pylon di tengah.
  • Konstruksi balok pengikat tengah.
  • Konstruksi lengan atas pylon.
  • Konstruksi balok pengikat atas.


Pelaksanaan Pekerjaan Struktur Atas

  • Pemasangan struktur bantu sementara di atas pile cap.
  • Pemasangan segmen girder baja pertama dengan crane barge, hubungan antara segmen dengan pylon dibuat tetap (fix) untuk sementara.
  • Pemasangan cantilever crane pada lantai jembatan untuk mengakat segmen berikutnya.
  • Pemasangan girder baja dengan mneggunakan cantilever crane diikiti dengan penenganan kabel.
  • Pemasangan pelat lantai jembatan pada segmen pertama dan kedua dilanjutkan dengan pengecoran sambungan.
  • Pemasangan girder baja selanjutnya dengan menggunakan cantilever crane diikuti dengan peregangan kabel. Pada saat bersamaan dipasang pilar sementara di dekat pilar V.
yah itu mungkin sedikit informasi dari metode konstruksi Jembatan suramadu dan yang di atas baru awal konstruksi dari jembatan.

sumber : http://www.suramadu.com





14 Agustus, 2009

Pembangunan Jembatan Selat Sunda Butuh Rp100 Triliun


Jakarta, (tvOne)

Artha Graha Network melalui PT Bangungraha Sejahtera Mulia merampungkan studi kelayakan awal (pra feasibility study, pra FS) Jembatan Selat Sunda yang hasilnya untuk pembangunannya butuh Rp100 triliun.

"Kami mengharapkan setelah pra-FS dibuat pemerintah segera membuat payung hukum untuk memulai pembangunan mega proyek ini," kata Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah di Jakarta, Kamis.
Senada dengan Gubernur Banten, juga disampaikan Gubernur Lampung Sjachroedin ZP yang mengatakan, kondisi lalu lintas yang dilayani Pelabuhan Bakauheni dan Merak sudah terlalu padat sehingga kehadiran jembatan sangat dibutuhkan.
Menurutnya seperti dikutip Antara, saat ini saja tercatat 3.500 kendaraan, 35.000 orang, serta 20 juta ton batu bara yang melewati kedua pelabuhan, bahkan apabila terjadi gangguan di laut maka antreannya dapat mencapai 10 kilometer.

"Tidak dapat dibayangkan kondisi 10 tahun ke depan seandainya jembatan belum juga direalisasikan sehingga 10 Gubernur se-Sumatra memasukannya ke dalam empat rekomendasi yang harus dilaksanakan pemerintah," ujar Sjachroedin. Dia mengatakan, 60 persen ekspor nasional berasal dari Sumatra, 40 persen gula berasal dari Lampung, kalau ditambah dengan Jambi dan Palembang sudah mencapai 50 persen lebih.

Atut mengatakan, Pemerintah Provinsi siap memberikan dukungan seandainya pemerintah mengeluarkan payung hukum diantaranya dengan membuatkan payung hukum misalnya dalam bentuk Perpres dan sebagainya.

Hasil Pra-FS yang berhasil dirampungkan Artha Graha Network yang dipimpin Tommy Winata diserahkan kepada kedua gubernur Banten dan Lampung, untuk kemudian diserahkan pemerintah pusat.

Hadir dari pemerintah pusat, Menteri Negara Perencana Pembangunan Nasional/Ketua Bappenas Paskah Suzetta, Dirjen Bina Marga Hermanto Dardak mewakili Menteri PU, dan wakil dari Menko Perekonomian.

Sementara Tommy Winata mengatakan, pihaknya tidak mempertimbangkan soal keuntungan dalam pembuatan Pra FS. Namun apabila tidak ada yang memulai melakukan studi maka Jembatan Selat Sunda tidak kunjung direalisasikan,.

"Kalau dari hitung-hitungan bisnis yang bagaimanapun tidak akan untung membuat studi semacam ini, tetapi kalau tidak ada yang memulai maka siapa yang akan membangun jembatan ini," tuturnya.

Pembuatan Pra FS jembatan Selat Sunda berawal ditandatanganinya Memorandum of Agreement (MoA) pada 3 Oktober 2007 dengan mengikutsertakan konsultan terkenal Prof. Dr. Wiratman Wangsadinata.

Menurutnya, masih membutuhkan studi lebih dalam lagi untuk menentukan struktur terbaik dari jembatan terpanjang di dunia karena kalau jadi dibangun memiliki panjang lebih dari 30 kilometer. "Bentang tengah terpanjang di dunia saat ini mencapai 2.200 meter, dalam Pra FS Jembatan Selat Sunda punya bentang tengah mencapai 3800 meter," ujarnya.

Dalam studi lebih lanjut masih harus dilihat potensi gempa di kawasan itu, harus dipertimbangkan adanya patahan yang memang ada kemudian juga Gunung Krakatau yang masih aktif, jelasnya. Potensi gempa itu nantinya untuk melihat kekuatan struktur yang akan dibangun. Semuanya sebenarnya dapat diukur sebelum ditawarkan kepada investor yang berminat mengerjakannya.

Wiratman juga tidak memungkiri kemungkinan membangun terowongan karena dari segi biaya juga sama tinggal dicari mana dari keduanya yang lebih memberikan jaminan keselamatan. Sedangkan Menteri Negara Perencana Pembangunan Nasional/Ketua Bappenas Paskah Suzetta mengatakan, dukungannya dengan diselesaikannya pembuatan Pra-FS Jembatan Selat Sunda.

Dia mengatakan, kebutuhan pembangunan infrastruktur di Indonesia mencapai Rp1,6 biliun atau 3,5 persen dari PDB, namun kemampuan anggaran pemerintah hanya 30 persen atau sekitar Rp450 triliun.

Sehingga masih ada kesenjangan sangat besar di atas Rp1 biliun, idealnya kesenjangan harus ditutup agar menuju pertumbuhan ekonomi 5 sampai 7 persen pada periode 2009 - 2014, jelas Paskah.

Dia juga tengah mengusulkan bagi perusahaan swasta yang sudah melaksanakan studi kelayakan awal, apabila biasanya saat tender mendapat kemudahan (previlage) sampai 10 persen akan ditingkatkan menjadi 20 persen. "Semata-mata usulan ini untuk menarik minat kerjasama pemerintah swasta terutama untuk menggarap proyek skala besar seperti Jembatan Selat Sunda," ujarnya.
sumber: http://www.tvone.co.id/berita/view/20175/2009/08/14/pembangunan_jembatan_selat_sunda_butuh_rp100_triliun/
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

AddThis

Share |