29 September, 2009

Manajemen konstruksi

Diawal trimester 4 ini saya melihat jadwal lalu tertampang sebuah mata kuliah bernama manajemen konstruksi. ini adalah beberapa hasil pencarian yang saya lakukan kalo ada yang kurang mohon di tambahkan ya.

kalo di wikipedia saya mendapatkan bahwa
manajemen konstruksi adalah
ilmu yang mempelajari dan mempraktekkan aspek-aspek manajerial dan teknologi industri konstruksi. menurut CMAA (Construction Management Association of America) para manajer konstruksi memiliki 7 tanggung jawab yaitu

-Project Management Planning
-Cost Management
-Time Management
-Quality Management
-Contract Administration
-Safety Management
-and CM Professional Practice



19 September, 2009

Obama aja mengucapan Selamat Idul Fitri

Jakarta - Seiring dengan berakhirnya bulan Ramadhan dan dirayakannya Idul Fitri oleh umat Muslim di Amerika Serikat dan di seluruh dunia, Presiden AS Barack Obama dan istrinya Michelle secara pribadi menyampaikan ucapan selamat pada momen yang membahagiakan ini.

"Idul Fitri adalah saat untuk merayakan berakhirnya masa 30 hari dan 30 malam yang penuh dengan ibadah. Namun, bahkan dalam saat yang berbahagia ini, umat Muslim tetap ingat pada mereka-mereka yang saat ini dilanda kemalangan, termasuk mereka yang menderita kemiskinan, kelaparan, konflik dan wabah penyakit," kata Obama seperti dikutip siaran pers Kedutaan Besar AS di Jakarta Jumat.

Selama bulan ini, tambahnya, kaum Muslim mengumpulkan dan mendistribusikan zakat agar seluruh umat Muslim dapat ikut merayakan hari suci tersebut.

"Seperti yang telah saya sampaikan sebelumnya di Kairo, pemerintah yang saya pimpin terus berusaha agar umat Muslim dapat memenuhi kewajiban mereka untuk beramal, bukan saja pada bulan Ramadan, namun juga sepanjang tahun. Oleh karena itu pada hari yang suci ini, atas nama rakyat Amerika Serikat, kami ingin mengucapkan selamat pada umat Muslim di Amerika Serikat dan di seluruh dunia. Eid Mubarak," demikian Obama.

www.antarjatim.com
www.amiboyz.co.cc

Dari mana sih asal muasal halal bihalal

Sebelumnya saya dan kelurga ingin mengucapkan kepada pembaca selamat hari raya Idul Fitri yang ke-1430 hijriah semoga pada hari ini kita dibersihkan hati kita dengan berpuasa dan dibersihkan pula rasa cinta harta kita dengan zakat, mohon maaf atas segala kehilafan saya sebagai manusia yang penuh dengan kesalahan.

Mungkin sekarang handphone-handphone kita berbunyi sms terus sepanjang malam ini dengan isi dari sahabat kita dengan mengucapkan hari raya idul fitri dan memohon maaf atas segala kesalahannya. Seperti ada sebuah kekuatan dalam diri kita untuk memohon maaf kepada teman-teman kita yang mungkin sulit untuk dilakukan diwaktu lain waktu. Tradisi saling maaf-maafan yang sangat populer di Indonesia ini mungkin tidak dilakukan di negara lain.

Di Indonesia sendiri maaf-maafan mungkin lebih di kenal dengan budaya sungkem yang berasal dari jawa. sungkem dapat diartikan permohon maaf dengan penghormatan yang sangat tinggi kepada orang yang lebih tua, jadi tidak heran jika arus mudik datang maka kemacetan akan terjadi yang padahal pemerintah setiap tahunnya bekerja dengan baik untuk menaggulangi kemacetan itu.

Para ulama di Jawa tampaknya ingin benar mewujudkan tujuan puasa Ramadan. Selain untuk meningkatkan iman dan takwa, juga mengharapkan agar dosa-dosanya di waktu yang lampau diampuni oleh Allah SWT. Seseorang yang merasa berdosa kepada Allah SWT bisa langsung mohon pengampunan kepada-Nya. Tetapi, apakah semua dosanya bisa terhapus jika dia masih bersalah kepada orang lain yang dia belum minta maaf kepada mereka?

Nah, di sinilah para ulama mempunyai ide, bahwa di hari Lebaran itu antara seorang dengan yang lain perlu saling memaafkan kesalahan masingmasing, yang kemudian dilaksanakan secara kolektif dalam bentuk halal bihalal. Jadi, disebut hari Lebaran, karena puasa telah lebar (selesai), dan dosa-dosanya telah lebur (terhapus).

maka dari ide itu pula seakan-akan para ulama jawa menformulasikan antara bulan Romadhon dan budaya sungkem milik jawa dengan nama Hala Bihalal

Sejarah asal mula halal bihalal ada beberapa versi. Menurut sebuah sumber yang dekat dengan Keraton Surakarta, bahwa tradisi halal bihalal mula-mula dirintis oleh KGPAA Mangkunegara I, yang terkenal dengan sebutan Pangeran Sambernyawa. Dalam rangka menghemat waktu, tenaga, pikiran, dan biaya, maka setelah salat Idul Fitri diadakan pertemuan antara Raja dengan para punggawa dan prajurit secara serentak di balai istana. Semua punggawa dan prajurit dengan tertib melakukan sungkem kepada raja dan permaisuri.

Apa yang dilakukan oleh Pangeran Sambernyawa itu kemudian ditiru oleh organisasi-organisasi Islam, dengan istilah halal bihalal. Kemudian instansi-instansi pemerintah/swasta juga mengadakan halal bihalal, yang pesertanya meliputi warga masyarakat dari berbagai pemeluk agama.

Sampai pada tahap ini halal bihalal telah berfungsi sebagai media pertemuan dari segenap warga masyarakat. Dan dengan adanya acara saling memaafkan, maka hubungan antarmasyarakat menjadi lebih akrab dan penuh kekeluargaan.

Karena halal bihalal mempunyai efek yang positif bagi kerukunan dan keakraban warga masyarakat, maka tradisi halal bihalal perlu dilestarikan dan dikembangkan. Lebih-lebih pada akhir-akhir ini di negeri kita sering terjadi konflik sosial yang disebabkan karena pertentangan kepentingan.

http://www.wawasandigital.com
http://www.amiboyz.co.cc


14 September, 2009

Praktikum IUT dibawah terik matahari

Untuk melengkapi studi dari trimester 3 saya dan teman-teman saya harus menyelesaiankan salah satu yang diberikan oleh Universitas, Praktikum Ilmu Ukur Tanah adalah Praktikum pertama yang saya lakukan dan berhubungan dengan bidang saya yaitu teknik sipil. "ngeceng-ngeceng" (hehehe). Di bawah terik matahari yang panas kita ditugaskan oleh assiten laboratorium untuk menyelesaikan 2 tugas:

1. Pengukuran Sipat Datar, dimana Pengukuran sipat datar memanjang dan melintang.
2. Pengukuran Polygon

oke yang ada penjelasan sekilas tentang Pengukuran itu.

Sipat datar adalah suatu alat ukur yang digunakan untuk mendapatkan beda tinggi antara dua tempat atau lebih di lapangan dengan cara membaca skala pada rambu vertikal yang tepat berhimpit pada posisi garis bidik horisontal.
gambar 2 Sipat datar bertujuan untuk menentukan selisih tinggi antara tempat-tempat yang sudah ditentukan pada muka bumi, dimana tempat tersebut dinyatakan di atas atau di bawah suatu bidang referensi
dalam pengukuran sipat datar kita mengunakan waterpass, dengan waterpass ini kita bisa mendapatkan jarak dan beda tinggi sebuah permukaan. ini adalah gambar dari waterpass

Sipat Datar Profil Memanjang
Profil memanjang digunakan untuk membuat trase jalan kereta api, jalan raya, saluran air, pipa air minum, riool. Dengan jarak dan beda tinggi titik-titik di permukaan bumi didapatkan irisan tegak yang dinamakan profil memanjang pada sumbu proyek. Di lapangan dipasang pancang-pancang dari kayu yang menyatakan sumbu proyek, dan pancang-pancang itu digunakan pada pengukuran penyipat datar yang memanjang untuk mendapatkan profil memanjang.
Penggambaran profil memanjang dengan menggunakan hasil ukuran dapat dilakukan sebagai berikut :
Tentukan dulu skala untuk jarak dan tinggi. Karena jarak jauh lebih panjang daripada beda tinggi, maka untuk jarak dan untuk tinggi selalu diambil skala yang tidak sama dan skala untuk jarak akan lebih kecil daripada skala untuk beda tinggi. Biasanya skala untuk jarak di ambil 1 : 1000 dan skala untuk tinggi di ambil 1 : 100.
Bila sekarang titik-titik yang telah dilukiskan dengan tingginya dihubungkan berturut-turut, maka didapatkan profil lapangan memanjang pada sumbu proyek. Dengan profil memanjang ini dapat diketahui beberapa material yang dibutuhkan untuk penimbunan untuk dapat bekerja secara ekonomis, maka banyaknya tanah yang digali sebaiknya harus sama dengan banyaknya tanah yang di timbunkan.
Sipat Datar Profil Melintang
Telah dijelaskan bahwa banyaknya tanah yang digali sedapat mungkin dibuat sama dengan banyaknya tanah yang diperlukan untuk menimbun. Untuk menghitung banyaknya tanah, baik untuk galian maupun untuk timbunan, profil memanjang belumlah cukup. Maka diperlukan lagi profil melintang yang dibuat tegak lurus sumbu proyek dan pada tempat-tempat penting. Jarak antara profil melintang pada garis proyek melengkung dibuat lebih kecil daripada garis proyek yang lurus. Profil melintang harus pula dibuat di titik permulaan dan titik akhir garis proyek melengkung.
Cara pengukuran profil melintang sama dengan cara pengukuran untuk profil memanjang, hanya jaraknya lebih pendek bila dibandingkan dengan jarak pada profil memanjang. Skala untuk jarak dan beda tinggi, karena jarak-jaraknya menjadi pendek, dapat dibuat sama, misalnya 1 : 100.



Gambar di atas merupakan gambar dari sipat datar profil melintang, hasil dari kerja keras dari kelompok 3 yaitu Agus, Dedi, Ami, Santi, dan Resti. hhehehe.

Pengukuran Titik Polygon Utama.
Pengukuran metode ini merupakan salah satu cara penyajian sebaran titik ikat di daerah pengukuran secaraa berurutan.
Maksud dan tujuan pengukuran polygon adalah untuk mendapatkan data yang diperlukan dalam mencari koordinat titik-titik polygon.
Data-data tersebut adalah sebagai berikut :
a. Data sudu dalam (I) pada setiap titik dari polygon yang akan dicari koordinatnya (X1, Y1)
b. Data jarak atau sisi Sn jumlahnya = n - 1 (jarak horisontal) pada semua sisi polygon.
c. Data satu sisi azimuth pada sisi polygon atau beberapa azimuth pada beberapa sisi polygon jika merupakan pengukuran polygon terbuka. Azimuth akan diukur pada sisi awal dan akhir jika merupakan polygon terbuka terikat sempurna.
Pengukuran Titik Detail Polygon.
Tujuan utama dari pengukuran detail adalah untuk menggambarkan kembali sebagian permukaan bumi dengan segala perlengkapannya yang akhirnya berwujud peta. Berhubung tujuan pemakaian peta bermacam-macam, maka pengukuran detail pun menjadi selektif, hanya detail-detail tertentu yang diukur guna keperluan suatu macam peta.
Data yang perlu dicari dalam pengukuran detail ini adalah data sudut, jarak, dan beda tinggi. Pada pengukuran ini juga diperlukan sketsa situasi agar diketahui letak titik detail yang diambil sehingga memudahkan dalam penggambaran peta.




www.amiboyz.co.cc

11 September, 2009

Memories Exist Even When Forgotten, Study Suggests

Ternyata semua memori di dalam otak kita tak akan hilang bahkan pada saat kita menganggap kita sudah melupakan itu. karena kita mungkin merasa seperti melihat seseorang yang familiar namun kita tidak dapat mengetahui pernah bertemu dengan kapan atau dimana. dari penelitian yang dilakukan UC Irvine neuroscientists saya pribadi mendapatkan kesimpulan bahwa tidak ada memori yang hilang dalam sebuah "memory" yang Allah ciptakan ini dengan kesempurnaan ini akan menjadi bukti yang nyata kita lakukan di dunia ini bahkan walaupun kita melupakan apa yang kita lakukan akan menjadi saksi yang tidak akan hilang nanti di akhirat. ini adalah sebuah artikel yang membahas tentang itu.
ScienceDaily (Sep. 10, 2009)
— A woman looks familiar, but you can't remember her name or where you met her. New research by UC Irvine neuroscientists suggests the memory exists – you simply can't retrieve it.


Using advanced brain imaging techniques, the scientists discovered that a person's brain activity while remembering an event is very similar to when it was first experienced, even if specifics can't be recalled.

"If the details are still there, hopefully we can find a way to access them," said Jeff Johnson, postdoctoral researcher at UCI's Center for the Neurobiology of Learning & Memory and lead author of the study, appearing Sept. 10 in the journal Neuron.

"By understanding how this works in young, healthy adults, we can potentially gain insight into situations where our memories fail more noticeably, such as when we get older," he said. "It also might shed light on the fate of vivid memories of traumatic events that we may want to forget."

In collaboration with scientists at Princeton University, Johnson and colleague Michael Rugg, CNLM director, used functional magnetic resonance imaging to study the brain activity of students.

Inside an fMRI scanner, the students were shown words and asked to perform various tasks: imagine how an artist would draw the object named by the word, think about how the object is used, or pronounce the word backward in their minds. The scanner captured images of their brain activity during these exercises.

About 20 minutes later, the students viewed the words a second time and were asked to remember any details linked to them. Again, brain activity was recorded.

Utilizing a mathematical method called pattern analysis, the scientists associated the different tasks with distinct patterns of brain activity. When a student had a strong recollection of a word from a particular task, the pattern was very similar to the one generated during the task. When recollection was weak or nonexistent, the pattern was not as prominent but still recognizable as belonging to that particular task.

"The pattern analyzer could accurately identify tasks based on the patterns generated, regardless of whether the subject remembered specific details," Johnson said. "This tells us the brain knew something about what had occurred, even though the subject was not aware of the information."

In addition to Johnson and Rugg, Susan McDuff and Kenneth Norman of Princeton worked on the study, funded by the National Institutes of Health.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

AddThis

Share |