07 Mei, 2011

Saluran

A. Kemiringan Saluran
Kemiringan Hidrolis saluran drainase harus disesuaikan dengan kondisi lapangan dan perencanaan alinyemen vertikal jalan.
Namun demikian kemiringan hidrolis dari saluran drainase ini harus diusahakan tidak lebih kecil 0,3%. Dalam hal dimana kondisi lapangan tidak memungkinkan, maka kemiringan hidrolis bisa lebih landai sampai dengan 0,1%. Jika kemiringan saluran lebih besar 10% dianjurkan untuk menggunakan saluran yang dilapisi dengan pasangan batu kali.
B. Kekasaran Saluran
Angka kekasaran dinding saluran dan alur sungai mengacu pada angka-angka yang ditetapkan oleh Manning (n) seperti berikut :
Saluran Buatan :
-Saluran Beton n = 0.014
-Saluran Pasangan Batu Kali n = 0.01
-Saluran Tanah/Sungai n = 0.025 – 0,030
Saluran Alam :
-Saluran tanaman pengganggu n = 0.075 – 0.100
-Jalan air penuh ranting n = 0.075 – 0.100
-Belukar, tanaman pengganggu n = 0.035 – 0.050
-Penampang tidak beraturan dan kasar n = 0.035
C. Kecepatan Rencana
Kecepatan rencana ditentukan berdasarkan bahan-bahan saluran :
-Saluran Batu kali, beton V = 0.60 – 2.00 m/det
-Saluran tanah V = 0.60 – 0.80 m/det

Oleh Dani

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

AddThis

Share |