08 Desember, 2009

7 Proyek Properti Besar di Jakarta

Pagi-pagi lagi searching ternyata dapat info yang lumayan seger bagi saya, kenapa seger karena ada nyinggung-nyinggung tentang proyek jadi yang rada nyambung ma teknik sipil lah. heheh. cekidot aj ya gan eh dah kaya anak-anak forum aja deh. Mari liat-liat dan bagus juga buat bahan diskusi.

1.UI Station 1 and UI Station 2, University Of Indonesia

7 Proyek Properti Besar di Jakarta
Jakarta Akan menjadi Kota Megapolitan yang bener2 luar biasa jika Proyek2 besar 2009 ini akan berjalan dengan mulus dan lancar. Mari kita lihat satu persatu :
1.UI Station 1 and UI Station 2, University Of Indonesia

Luas Area: 70.400 meter persegi
Gross Floor Area
3.250 meter persegi (UI Stasiun 1)
3.250 meter persegi (UI Station 2)
Tinggi Bangunan(meter) : 14
Tinggi Bangunan(lantai) : 2
Mulai Konstruksi : 2009
Penyelesaian dijadwalkan Tahun: 2010
Universitas Indonesia atau Universitas Indonesia (UI) menjaga 100 hektar hutan di dalam situs 309-hektar daerah. Dengan enam danau tersebar di daerah kampus, ia menawarkan lingkungan hutan yang harmonis untuk sekolah. Stasiun UI 1 dan Station 2 adalah eksternal dan internal sarana transportasi ke dan dari kampus.

Stasiun dirancang untuk memadukan dan berhubungan dengan lingkungannya, menghubungkan untuk pejalan kaki dan sepeda trek untuk menyediakan akses yang mudah. perlu, trotoar baru dan trek bersepeda akan dibangun untuk lebih meningkatkan aksesibilitas. Jembatan yang menghubungkan kampus UI ke Stasiun 2 akan menjadi gerbang utama baru bagi pengunjung.
Desain stasiun baru terinspirasi oleh konsep gerakan. Reboisasi kereta api juga telah dilakukan sepanjang sisi rel kereta api, sehingga pepohonan akan bekerja sebagai penghalang atau pemisah antara daerah UI dan Margonda.
2.Taman Ismail Marzuki (TIM)


Luas Area: 7.2 hektar
Gross Floor Area: 18.720 meter persegi
Tinggi Bangunan (meter): 27
Tinggi Bangunan (lantai): 5
Mulai Konstruksi : Maret 2009
Penyelesaian dijadwalkan : Maret 2010
Taman Ismail Marzuki adalah tempat tua yang didedikasikan untuk seni. Pemerintah dan Lembaga Arsitektur Indonesia DKI Jakarta menyerukan agar kompetisi desain untuk menghidupkan kembali dan mengubahnya menjadi ruang publik yang bersemangat dan hijau untuk kota reservoir. Andra Matin tim datang dengan memenangkan penghargaan desain.
3. REGATTA The Icon (RTI), a Nautical Theme Superblock in Jakarta


Setiap negara memiliki ikon gedung: Menara Eiffel di Paris, Pissa Menara Miring di Italia, Piramida di Mesir, dan Patung Liberty di Amerika Serikat. Bagaimana dengan Indonesia? Ikon berikutnya Indonesia akan Regatta, mega proyek kolaborasi antara PT Dharmala Intiland dan PT Global Ekabuana.
Dibuat oleh arsitek WS Atkins yang juga merancang Burj Al Arab di Dubai, Regatta The Icon terdiri dari 10 menara apartemen, hotel, Aqua Park dan Service Apartment di tanah dari 11 hektar. Dengan pemandangan menghadap ke Laut Jawa, perumahan eksklusif tepi pantai Regatta menawarkan konsep hidup.
Kata "Regatta" berasal dari jenis kapal yang digunakan untuk balap.
Manager Proyek BKMB, Aryadi Limansagita mengatakan bahwa pembangunan akan selesai pada November 2009.
4. Area 24

Luas Area: 24.770 meter persegi
Gross Floor Area: 140.000 meter persegi
Tinggi Bangunan (meter): 130
Tinggi Bangunan (lantai): 30 (kantor); 28 (apartemen)
Mulai Kontruksi: 2009
Penyelesaian dijadwalkan: 2011
Area 24 serba guna kompleks terletak berdekatan dengan persimpangan bisnis dan kegiatan komersial, di sepanjang garis perifer Jakarta Pusat (Pancoran distrik) dan distrik pemukiman komersial di Jakarta Selatan (Kalibata distrik).
Kompleks perumahan terdiri dari 558 unit, 49.396 meter persegi ruang kantor dan 7.316 meter persegi kegiatan komersial di lantai dasar. Setelah kebutuhan untuk jelas mendefinisikan domain publik dan swasta, dua bangunan apartemen telah bergeser ke belakang, sementara menara kantor di depan.
Kantor Menara ini terdiri dari lantai berbentuk elips piring untuk memaksimalkan tampilan dan sekitarnya gerbang putih melambangkan bingkai untuk pintu gerbang antara keduanya.
5. The Senayan Archipelago (TSA)

direncanakan pada sebidang tanah kosong di sebelah Plaza Senayan.
Didasarkan pada desain dan skala gambar yang disediakan, menara utama sekitar 200m akan tinggi. Arsiteknya adalah Urbane.
6. Indonesia Movieland – The Hollywood of Indonesia


Indonesia Movieland adalah PT Jababeka visi masa depan bagi Indonesia's TV broadcast dan industri film. PT Jababeka Capitalising pada warisan perusahaan menjadi pionir di sektor industri sejak 1989, kami berusaha untuk memberikan kontribusi kepada pembangunan dan pengembangan sektor industri kreatif Indonesia.
Indonesia Movieland dirancang untuk menjadi "the 1st one stop siaran TV dan pusat industri film di Indonesia". Ditampung dalam 36 hektar tanah di Kota Jababeka, akan memberikan fasilitas dan sumber daya yang dibutuhkan untuk membawa siaran TV di Indonesia dan industri film ketinggian yang lebih besar.
7. JAKARTA TOWER


Jakarta Tower (588m) ketika Dibangun pada tahun 2009 akan menjadi Menara yang berdiri bebas tertinggi di dunia melebihi CN Tower (553m). Desain yang menang ini diciptakan oleh Murphi / Iohn dari Amerika Serikat. Namun, karena rancangan itu terlalu mahal untuk mengembangkan, pemerintah memilih runner-up desain oleh Cina Timur Desain Arsitektur & Research Institute (ECADI), yang menciptakan Oriental Pearl Tower di China.
Left to right: KL Tower, Shanghai Pearl Oriental Tower, Toronto’s CN Tower and Jakarta Tower

07 Desember, 2009

MKJI 1997

Manual Kapasitas Jalan Indonesia adalah buku tebal yang akan kita temui jika masuk kedalam mata kuliah teknik jalan raya . Bab-bab yang dikaji dalam buku ini adalah

BAB 1 PENDAHULUAN
BAB 2 SIMPANG BERSINYAL
BAB 3 SIMPANG TAK BERSINYAL
BAB 4 BAGIAN JALINAN
BAB 5 JALAN PERKOTAAN
BAB 6 JALAN LUAR KOTA
BAB 7 JALAN BEBAS HAMBATAN
MANUAL PROGRAM KAJI

Namun pada kali ini saya blom bisa memberi software KAJInya jika ada yang bisa share saya tunggu dengan senang hati. hehe

ini adalah link downloadnya

06 Desember, 2009

Uang 1000 rupiah dari masa-kemasa



Indonesia merupakan negara yang besar.Indonesia mempunyai mata uang yang terbilang menarik. Mata uang pertama yang dimiliki Republik Indonesia setelah merdeka adalah Oeang Republik Indonesia atau ORI. Pemerintah memandang perlu untuk mengeluarkan uang sendiri yang tidak hanya berfungsi sebagai alat pembayaran yang sah tapi juga sebagai lambang utama negara merdeka. Sampai sekarang mata uang Indonesia sudah terdiri dari bermacam-macam bentuk dan jenisnya. Mata uangnya pun sering mengalami perubahan dan pergantian. Uang seribu rupiah pun juga sudah mengalami perubahan dan pergantian berulang kali dari tahun ke tahun. Berikut model dan desain mata uangIndonesia dari tahun 1952 sampai 2009:
Uang Rp 1000,00 Tahun 1952

Uang Rp 1000,00 Tahun 1958

Uang Rp 1000,00 Tahun 1959

Uang Rp 1000,00 Tahun 1960

Uang Rp 1000,00 Tahun 1968

Uang Rp 1000,00 Tahun 1975

Uang Rp 1000,00 Tahun 1980

Uang Rp 1000,00 Tahun 1987

Uang Rp 1000,00 Tahun 1992

Uang Rp 1000,00 Tahun 2000-2009

sumber

Salahuddin al Ayubi dan Richard the Lionheart

Kedua Pemimpin ini memiliki kelebihannya dan keunikannya masing-masing, mereka berdua juga memiliki Kharisma yang sangat kuat sehingga memiliki rakyat dan orang - orang yang sangat setia mengagungkan mereka.
Berikut ini adalah penggalan2 cerita yang pasti membuat kita kagum pada mereka berdua.
Salahuddin (Saladin)


Ada dua kesan yang menyebabkan Salahuddin dipandang sebagai Ksatria sejati, baik oleh kawan maupun lawan. Pertama adalah soal kepiawaiannya dalam taktik pertempuran. Kedua tentang kesalehan dan kemurahan hatinya.
Bulan Juli 1192, sepasukan Muslim menggerebek 12 tenda prajurit Kristen, termasuk tenda kerajaan Raja Richard I, di luar benteng Jaffa. Richard yang terusik segera bangun dan bersiap bertempur. Pasukannya kalah Jumlah, 1:4. Tak peduli, Richard berjalan kaki mengikuti pasukannya menyongsong musuh.
Salahuddin yang melihatnya, bergumam kepada al-Malik al-Adil saudaranya ,"Bagaimana mungkin seorang Raja berjalan Kaki bersama prajuritnya? Pergilah, Ambil dua Kuda Arab ini dan berikan padanya. Katakan padanya, aku yang mengirimkan untuknya. Seorang laki-laki sehebat dia tidak seharusnya berada di tempat seperti ini dengan berjalan kaki."
Fragmen diatas dicatat sejarawan Kristen dan Muslim sebagai salah satu pencapaian tertinggi Salahuddin sebagai seorang Ksatria.
4 Maret 1193 di Damaskus, Salahuddin meninggal dunia di Damaskus. Para pengurus jenazahnya sempat terperangah karena ternyata Salahuddin tak memiliki harta. Ia hanya mempunyai selembar kain kafan lusuhyang selalu dibawanya setiap perjalanan dan uang senilai 66 Dirham Nasirian (mata uang suriah waktu itu) di dalam kotak besinya. Untuk mengurus penguburan Panglima alim tersebut, mereka harus berhutang terlebih dahulu.
Richard the Lionheart (Richard I)


"Rajamu (Richard) adalah seorang laki-laki dengan keberanian dan kehormatan yang paling hebat. Tetapi dia sering bertindak gegabah dengan menempatkan dirinya dalam bahaya. Dia terlalu nekat dalam menghadapi Kehidupan"
Ucapan Salahuddin kepada Uskup Hubert Walter dari Salisbury diatas bisa menggambarkan secara tepat perjalanan Hidup Richard dari Aquitane.Selama hidupnya richard selalu ketagihan untuk bertempur dan bertempur. Ia sering maju memimpin sendiri pasukannya dalam pertempuran, tidak peduli pasukanyang di hadapi lebih kuat dari pasukannya.
Pasca pertempuran Ascalon dimana Richard mengalahkan pasukan Saladin, dalam keadaan keletihan dan belum mendapat re-inforcement, pasukan Richard kembali diserang oleh sisa2 pasukan Saladin yang berhasil Re-group
Di Event inilah Richard mendapat Julukan "Lionheart"-nya.
Disebutkan ketika pasukan Kaveleri Arab sudah membentuk formasi melakukan full charge ke arah pasukan Crusader, pasukan2 Arab melihat seorang Knight dengan full Armor berada sendirian jauh didepan barisan Crusader.Knight itu mengenakan perisai dan Tombaknya kemudian bergerak mendekati formasi kavaleriArab yang sudah siap tempur.Begitu jarak semakin dekat, pasukan Arab mengenali Knight yang sendirian itu ternyata King Richard sendiri!
Lalu terdengar teriakan kemenang dari pasukan Arab karena mengira Richard maju untuk melakukan menyerah.Akan tetapi Richard malah mengerahkan tombaknya kedepan dan memacu kudanya hingga berhadapan dengan seluruh barisan kaveleriArab dalam jarak dekat. Dikatakan bahwa Richard menghampiri satu demi satu prajurit Kavaleri Arab dan menantang mereka berduel. Namun orang pertama yang ditantang malah menundukan kepalanya, kemudian Richard menghampiri prajurit berikutnya dan seterusnya hingga teriakan kemenangan pasukanArab semuanya terdiam.
Ketika Richard tiba berhadapan dengan Saladin, disebutkan bahwa Saladin malah tersenyum dan kemudian memerintahkan seluruh pasukannya mundur.
Atas unjuk nyalinya, Saladin kemudian menjuluki Richard 'The Lionheart" atau " Si Hati singa ".
Suatu Hari di awal tahun 1199, setelah berhasil menaklukan daerah Chalus, ia berjalan diatas benteng tanpa memakai baju besinya. Seorang pemuda Chalus bernama Basil memanfaatkan kesempatan itu dengan memanah Richard. Panah menancap di lengan atas. Karena buruknya perlakuan medis, luka Richard mengalami infeksi dan memburuk dari hari ke hari.
Peter Basil yang akhirnya ditangkap, justru dibebaskan. Richard terpana dengan keberanian anak itu. Apalagi basil mengaku keluarganya mati dibantai pasukan Richard. Atas keberaniannya itu, Basil diberi 100 shiling inggris, dan dibiarkan meneruskan hidup. Richard meninggal 6 April 1199 karena infeksi hebat akibat anak panahyang dilepaskan Basil.

Kategori Fotografi

 

Mengabadikan gambar kedalam sebuah media dengan camera sudah tidak asing lagi bagi kita semua yang secara awal pembuatan kamera yang berasal dari Ibnu al-Haitham dalam meneliti gerhana, hingga sekarang yang jika sedang besama dengan teman melakukan pengabadian gambar. ini adalah sedikit artikel tentang pengkatagorian fotografi dalam


Dari masa ke masa orang membuat kategori fotografi berdasarkan obyek  (subject matter)  atau bentuknya  (form), tetapi dalam perkembangannya sebagai salah satu  media komunikasi visual, dirasa perlu membuat suatu kategori baru yang dapat mengakomodasi setiap jenis foto yang ada / dibuat. Kategori yang dibuat harus mencakup seluruh jenis fotografi dari mulai foto seni atau non-seni, foto dokumentasi keluarga sampai foto yang dipamerkan di museum atau galeri. Penggolongan suatu foto ke dalam suatu kategori diperlukan suatu interpretasi awal. Kedudukan foto dalam suatu kategori sangat penting dalam rangka membaca atau menginterpretasi foto tersebut lebih lanjut dalam konteksnya. Kategori baru  ini diklasifikasi berdasar pada bagaimana suatu karya foto dibuat dan apa fungsi dari karya foto tersebut (Barret, Terry, 2000, p.54). Menurut Barret kategori fotografi adalah sbb: 


Foto deskriptif (descriptive photographs). 
Foto-foto yang termasuk dalam kategori ini adalah foto identitas diri (pasfoto), foto medis atau klinis (foto sinar-x), fotomikrografi (foto hasil pengamatan suatu obyek dari mikroskop), foto eksplorasi kebumian dan angkasa luar, foto pengintaian (kepolisian dan militer / penegak hukum), foto reproduksi benda seni / lukisan, dsb. Foto-foto jenis ini secara akurat menggambarkan benda (subject matter) yang direpresentasikannya. Contoh foto karya Daniel H. Gould (1971) yang menggambarkan partikel virus penyebab kanker di bawah mikroskop dengan perbesaran 52.000 kali (lampiran foto A, foto 5). Foto seperti ini
memungkinkan dokter melakukan studi atas mekanisme pembentukan penyakit kanker dan menemukan terapi atau pencegahan yang tepat atas penyakit tersebut.


Foto yang menjelaskan sesuatu (explanatory photographs).
Foto jenis  ini memiliki sifat menjelaskan suatu fenomena, kejadian, yang dapat menjadi bukti visual dari suatu teori ilmiah, baik ilmu fisik maupun ilmu sosial (sosiologi visual dan antropologi visual). Foto-foto yang termasuk dalam kategori ini biasanya menunjukkan tempat dan waktu spesifik yang dapat menjadi bukti visual yang dapat dilacak kebenarannya, foto-foto bidang jurnalistik contohnya. Foto-foto editorial yang direproduksi ke dalam majalah, buku, surat kabar, dan media cetak lainnya juga masuk dalam kategori ini.
Untuk dapat masuk dalam kategori ini suatu foto harus menunjukkan penjelasan visual yang dapat diverifikasi dalam disiplin ilmu tertentu oleh seorang pakar dalam ilmu tersebut. Foto karya Harold Edgerton yang menggambarkan foto dirinya memegang balon yang meletus ditembus peluru menunjukkan sifat lintasan proyektil peluru ketika ditembakkan. Dengan foto seperti ini dapat diverifikasi (oleh ahli fisika) bahwa proyektil peluru memiliki kecepatan
15.000 mil/jam dan ketika menumbuk suatu benda keras proyektil peluru dapat pecah menjadi fragmen-fragmen. Foto karya fotografer selebritis Annie Leibovitz yang menggambarkan (montase) proses berkarya seniman Keith Haring (1986) dapat masuk dalam kategori ini. Pada tahun 1973 Bill Owens menerbitkan buku kumpulan fotonya Suburbia, yang mendokumentasikan kehidupan orang Amerika yang tinggal di pinggiran kota California. Foto-foto sosiologi-budaya-antropologi ala Mary Ellen Mark dan Nan Goldin juga termasuk dalam kategori ini.

Foto interpretasi (interpretive photographs).
Tidak seperti foto ilmiah yang sangat obyektif, foto interpretasi lebih bersifat simbolik, puitik, fiksi, dramatik dan diinterpretasi secara subyektif-personal. Foto-foto dengan gaya surealis, foto montase dan kolase, foto dengan pencahayaan ganda  (multiple exposures)  ala Jerry
Uelsmann masuk dalam kategori ini. Foto-foto mixed-media (fotografi dengan lukis / ilustrasi) dan apa yang kita kenal dengan foto kotemporer umumnya juga masuk  dalam kategori ini (karya Rimma Gerlovina). Foto interpretasi pada umumnya „dibuat’  (making photographs)  bersifat hasil kreasi  (expansive moments)  dan bukan „diambil‟  (taking photographs) seperti halnya foto candid atau menemukan momen seperti foto dokumenter-jurnalistik (decisive moments).


Foto etik (ethically evaluative photographs).
Kategori ini memuat foto-foto yang memuat aspek-aspek sosial kemasyarakatan yang harus dinilai secara etik. Foto-foto tentang perang dan akibatnya (masalah pengungsi, imigran, dll.), penyakit menular yang mematikan (AIDS, SARS, dll.), wabah dan kelaparan, kehidupan kelas bawah (pengemis, anak jalanan, dll.), ketergantungan narkoba, isu-isu etnik-agama-ras seperti karya Carrie Mae Weems, serta perusakan lingkungan, masuk dalam kategori ini. Iklan politik dan propaganda pemerintah  serta iklan komersial (baik produk maupun jasa) juga masuk dalam kategori ini. Foto-foto etik ini umumnya juga membawa
misi meningkatkan hubungan kemasyarakatan yang dibangun dari kesadaran dan
kepedulian akan perbedaan (kelas) sosial. Selain menggambarkan kepincangan sosial, foto-foto  etik ini bisa saja menggambarkan sesuatu yang positif, misalnya potret tokoh wanita yang inspirasional (seperti Indira Gandhi, Margaret Tatcher, dll). Kategori ini juga mengakomodasi foto-foto yang menggambarkan kehidupan masyarakat dalam suatu sistem ekonomi-politik tertentu (kapitalis-liberal, sosialis-marxis, dll.). 


Foto estetik (aesthetically evaluative photographs).
Kategori ini mencakup karya foto yang biasa kita sebut „foto seni‟, foto-foto yang memerlukan tinjauan dan kontemplasi estetik. Foto-foto ini adalah tentang benda sebagai obyek estetik yang difoto dengan cara estetik. Umumnya foto-foto nude tentang studi bentuk tubuh manusia, foto-foto lansekap (alam, kota, atau gabungan bangunan dengan alam) ala Ansel Adams, foto still life, foto jalanan  (street photography)  ala Henri Cartier-Bresson, foto mosaik, foto eksperimental kamar gelap  (alternative processes), masuk dalam kategori ini. Dibandingkan  dengan kategori lainnya, foto estetik lebih mengeksplorasi
bentuk  (form) dan media  (medium) daripada obyeknya  (subject matter)  sendiri (karya Jock Struges dan karya John Coplans).  Obyek foto boleh jadi tidak indah seperti contoh foto Richard Misrach yang menggambarkan sapi-sapi yang mati di pinggir jalan bersalju. 

 
Foto teori (theoretical photographs). 
Kategori ini mencakup foto tentang fotografi, foto tentang seni dan pembuatan karya seni, politik seni, foto tentang film, model representasi, dan teori-teori tentang fotografi. Foto teori ini dapat berupa kritik seni atau kritik fotografi secara visual yang menggunakan media foto sebagai pengganti kata-kata. Foto jenis ini biasanya menjadi semacam reproduksi dari suatu karya seni. Apa yang kita kenal  sebagai seni konseptual serta fotografi konseptual masuk dalam kategori ini seperti karya Zeke Berman dan Sarah Charlesworth. Memang tidak mudah memasukkan suatu foto ke dalam kategori-kategori tersebut di atas. Suatu foto bisa saja berada dalam interseksi dua kategori. Dalam menginterpretasi awal diperlukan pemahaman tentang apa isi dan maksud dari suatu foto sebagai argumen dasar pengkategorian. Bagaimanapun juga hal ini membuka argumen balik dan memberi ruang untuk diskusi lebih lanjut tentang interpretasi yang lebih kontekstual. 

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

AddThis

Share |